Tonggak Sejarah Baru, IAI Dayan Lombok Resmi Terima SK Izin Operasional dari Kemenag RI

LOMBOK UTARA, Panorama NTB – Dunia pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat kembali mencatatkan sejarah baru. Institut Agama Islam (IAI) Dayan Lombok secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Izin Operasional dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Penyerahan SK yang ditunggu-tunggu ini menjadi bukti legalitas penuh bagi institusi dalam menjalankan roda pendidikan tinggi berbasis Islam di Bumi Gora. Penyerahan dokumen operasional strategis tersebut dilakukan langsung secara simbolis oleh Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag, selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. M. Arskal Salim didampingi langsung oleh pimpinan serta jajaran pengurus kelembagaan dari IAI Dayan Lombok saat prosesi penyerahan berkas keputusan resmi ini.

Terbitnya SK Izin Operasional ini disambut penuh rasa syukur dan suka cita oleh seluruh civitas akademika. Legalitas ini sekaligus menjadi pijakan kuat bagi IAI Dayan Lombok untuk bertransformasi menuju institusi pendidikan yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing di kancah regional maupun nasional.

Manajemen IAI Dayan Lombok menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan mandat operasional ini melalui empat pilar utama pembangunan kampus, yaitu:

1. Penguatan Kelembagaan: Mengokohkan tata kelola organisasi dan administrasi kampus yang profesional dan transparan.

2. Peningkatan Mutu Pendidikan: Menjamin proses belajar-mengajar berjalan sesuai standar nasional keagamaan demi menghasilkan lulusan berkualitas.

3. Pengembangan SDM Unggul: Mendorong kapasitas dosen dan mahasiswa agar adaptif menghadapi tantangan global.

4. Kontribusi Nyata: Memberikan dampak sosial-intelek yang riil bagi kemaslahatan umat, pembangunan bangsa, dan kemajuan daerah Nusa Tenggara Barat.

Dengan diterbitkannya izin resmi ini, IAI Dayan Lombok siap melangkah lebar membuka pintu bagi generasi muda NTB untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas yang memadukan keilmuan akademis dan nilai-nilai luhur keislaman. (muazzam/red)

 

Related posts