PRAYA, Panorama NTB — Memastikan kelayakan dan kepercayaan terhadap produk yang dijual, APKLI Kabupaten Lombok Tengah secara aktif mendampingi para anggota pedagang agar segera mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Halal. Langkah ini dinilai sangat penting di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, agar hasil karya dan dagangan warga dapat diterima baik di pasar dalam negeri maupun kancah internasional.
Muhadi, Ketua APKLI Lombok Tengah, menegaskan bahwa kepemilikan NIB dan sertifikat halal bukan sekadar formalitas, melainkan syarat utama agar produk lokal dapat bersaing dan dipercaya secara luas ujarnya saat di wawancarai pada 3 oktober 2026
“Hal ini sangat penting, karena zaman sudah semakin modern. Agar dagangan atau produk kita diterima di kancah internasional maupun di dalam negeri, kepemilikan NIB dan sertifikat halal adalah keharusan yang tidak bisa ditunda lagi,” ujar Muhadi.
NIB menjadi bukti resmi bahwa usaha tersebut terdaftar, sah, dan diakui negara — membuka akses permodalan, kemitraan, hingga pasar yang lebih luas. Sementara sertifikat halal menjamin kebersihan, kehalalan, dan kualitas produk yang dihasilkan, sehingga konsumen dari berbagai latar belakang merasa aman dan mempercayainya.
Tanpa kedua dokumen ini, produk berkualitas sekalipun akan sulit melangkah lebih jauh — terbatas di lingkungan sekitar saja. Dengan NIB dan sertifikat halal, para pedagang dapat:
✅ Diakui secara resmi sebagai pelaku usaha yang sah
✅ Dipercaya oleh pembeli, mitra dagang, maupun pelaku wisata
✅ Diterima masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk jaringan pariwisata dan pameran berskala nasional maupun internasional
✅ Membangun kebanggaan bahwa produk buatan warga Lombok Tengah layak diperkenalkan ke dunia luar
APKLI Lombok Tengah berkomitmen terus mendamping para anggotanya dalam proses pengurusan dokumen-dokumen ini. Tujuannya agar tidak ada anggota yang tertinggal hanya karena belum mengetahui cara mengurusnya.
“Kami ingin memastikan rekan-rekan pedagang tidak hanya berjualan, tetapi berkembang, tumbuh, dan dikenal. Produk kita bagus, kualitasnya baik — tinggal dilengkapi syaratnya agar bisa melangkah lebih jauh,” pungkas Muhadi.
Semoga langkah ini membawa kesejahteraan yang semakin luas bagi seluruh anggota APKLI, sekaligus mengangkat nama produk lokal Lombok Tengah semakin tinggi. (Red/MIR)



















