Satgas Pasgat Pos Jayapura Bongkar Sabu-Sabu 3 gram Yang Disemarkan Dalam Bungkusan Kopi di Bandara Sentani

Panorama NTB Kabupaten Timor Tengah Selatan / Provinsi Nusa Tenggara Timur SENTANI, PAPUA TENGAH — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) Pamtas RI–PNG Tahun 2026 Pos Jayapura bersama petugas Keamanan Penerbangan (AVSEC) berhasil menggagalkan pengiriman narkotika jenis sabu-sabu seberat 3 gram yang disamarkan dengan sangat licin, di Bandar Udara Internasional Sentani, Jayapura, pada hari Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 12.00 WIT.

Keterangan resmi dari Humas TNI AU yang diterima Panoramantb.com, menyebutkan bahwa Kejadian bermula saat pemeriksaan rutin melalui mesin sinar-X di lokasi PT. Pajajaran Cargo. Operator X-Ray, Emilia Sitti N, mendeteksi adanya objek mencurigakan di dalam salah satu paket yang berasal dari jasa pengiriman PT. Atmajaya Perkasa Logistik. Paket tersebut tergabung dalam 11 koli barang yang dialamatkan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, dengan rencana pengiriman menggunakan pesawat Trigana Air rute Sentani–Dekai, nomor paket SPB STNP26118559.

Paket yang dikemas dalam sampul pelindung berwarna gelap dan dilakban berwarna cokelat ini ternyata menyembunyikan niat jahat. Petugas melakukan pemeriksaan manual yang dipimpin langsung oleh Serka Suroso dari Satgas Pasgat, disaksikan oleh tim AVSEC dan Tim BKO Bandara Sentani. Saat dibuka, ditemukan bungkusan kopi hitam yang diduga sebagai wadah penyamaran — di dalamnya terselip empat kantong plastik kecil berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan mencapai 3 gram.

Modus operandi yang digunakan sangat cerdik: pelaku menyembunyikan barang terlarang di antara barang kebutuhan sehari-hari agar luput dari pengawasan. Identitas pengirim maupun penerima hanya tercatat atas inisial “I” dengan nomor telepon yang sama, berkedok agen jasa titipan, sementara alamat lengkap tidak dicantumkan.

Komandan Pos Jayapura Satgas Pasgat Pamtas RI–PNG 2026, Letda Pas Galih Apriyanto, S.H., segera mengkoordinasikan pengamanan barang bukti bersama pihak pengelola kargo serta Polsek KP3 Bandara Sentani. Barang bukti telah diserahkan kepada kepolisian dan selanjutnya akan dilimpahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Jayapura untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kami tidak akan memberi ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkotika di wilayah pengawasan, khususnya di pintu gerbang udara Papua. Penyamaran secanggih apa pun tidak akan lolos dari ketelitian para prajurit dan petugas keamanan,” tegas Letda Pas Galih Apriyanto.

Kegagalan pengiriman ini menjadi bukti nyata sinergitas antara Satgas Pasgat, pihak pengelola bandara, dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan serta melindungi masyarakat Papua dari bahaya narkoba. Satgas Pasgat Pos Jayapura berkomitmen terus memperketat pengawasan, meningkatkan ketelitian pemeriksaan, dan memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur keamanan guna memutus rantai peredaran barang terlarang di wilayah perbatasan maupun pusat-pusat pemukiman. ( Tarsi Abi86)

Related posts