Kadis Dikpora NTB Akan Bantu Komunikasikan Kasus Penahanan Ijasah Alumni Salah Satu SMK Swasta Kediri Lulusan 2017, Apalagi Korban Adalah Anak Yatim

MATARAM, Media Panorama Ntb. – Kabar baik bagi alumni SMK swasta di Kecamatan Kediri, Lombok Barat yang ijazahnya masih ditahan pihak sekolah. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB menyatakan siap turun tangan membantu.

Kasus ini mencuat setelah adanya pengaduan alumni SMK Swasta, Kecamatan Kediri, yang lulus tahun 2017 namun hingga Oktober 2026 ini ijazah aslinya masih ditahan pihak sekolah. Korban hanya memegang foto copy ijazah saja.

Menindaklanjuti laporan dari Wartawan Panorama NTB, Kepala Dinas Dikpora Provinsi NTB memberikan respon cepat dan humanis.

“Kasus ini akan kami bantu komunikasikan. Nanti melalui Kabid SMK, kami akan koordinasi dan memberikan pembinaan kepada Kepala Sekolahnya,” ujar Kadis Dikpora NTB saat dikonfirmasi di kantornya di Mataram.

Kadis Dikpora NTB sangat menyayangkan jika praktik penahanan ijazah masih terjadi, lebih-lebih alumni tersebut diketahui adalah seorang anak yatim yang seharusnya mendapat perhatian dan kemudahan, bukan justru dipersulit haknya.

“Siswa yatim itu harus kita bantu, bukan kita tahan ijazahnya. Pendidikan itu hak semua anak. Apalagi sudah 8 tahun lulus, ijazah itu harus diserahkan,” tegasnya.

Kadis menegaskan, melalui Kepala Bidang (Kabid) SMK Dikpora NTB, pihaknya akan segera:

1. Menghubungi pihak Sekolah untuk klarifikasi.
2. Memberikan pembinaan dan arahan agar tidak mengulangi perbuatan menahan ijazah.
3. Memfasilitasi pengembalian ijazah asli atas nama DK (Lulusan 2017, Jurusan Keperawatan) kepada yang bersangkutan.

Pihak Dinas juga mengingatkan seluruh SMK/SMA swasta maupun negeri se-NTB untuk tidak menjadikan ijazah sebagai alat sandera terhadap siswa terkait biaya. Hal ini sesuai dengan Permendikbud dan instruksi Gubernur NTB.

Wartawan Panorama NTB mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Kadis Dikpora NTB.

“Kami berterima kasih, Kadis sangat humanis. Begitu tahu korban ini anak yatim yang ijazahnya ditahan 8 tahun sejak 2017, beliau langsung perintahkan Kabid SMK untuk komunikasi dan bina Kaseknya. Ini contoh pemimpin yang berpihak kepada rakyat kecil,” ungkapnya.

Panorama NTB akan terus mengawal hingga ijazah asli tersebut kembali ke tangan pemiliknya. (aa)

Related posts