Dugaan Kardus di Puskesmas Batu Nyala Ternyata Berisi Puluhan Spuit Bekas, Pelanggaran Berat Limbah Tajam yang Ancam Nyawa

YLOMBOK TENGAH, Panorama NTB – Fakta baru dan paling mengejutkan terungkap dari kasus dugaan pelanggaran pengelolaan limbah medis di UPTD Puskesmas Batu Nyala, Praya Tengah.

Jika sebelumnya hanya terlihat dari luar, sebuah bukti hasil penelusuran tim investigasi Panorama NTB kini memperlihatkan secara jelas isi di dalam kardus bekas merk Satoria Pharma yang berada di seputaran ruang IGD tersebut.

Dalam kardus yang dirobek bagian atasnya itu penuh dengan limbah tajam berupa puluhan spuit atau suntikan bekas pakai, selang infus, dan limbah plastik medis lainnya yang tercampur jadi satu.

Temuan ini dikategorikan sebagai pelanggaran berat dalam pengelolaan limbah B3 medis.

Menurut Permenkes RI No. 18 Tahun 2020, limbah tajam seperti jarum suntik bekas dilarang keras dibuang ke kardus biasa. Limbah tajam wajib dibuang ke dalam Safety Box (Kotak Pengaman) yang terbuat dari bahan keras, tahan tusukan, berwarna kuning, dan tertutup rapat untuk mencegah risiko tertusuk jarum (Needle Stick Injury) yang dapat menularkan HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C kepada petugas kebersihan, tenaga medis, bahkan pemulung sampah.

Kardus tipis yang terlihat saat ini sangat mudah tertusuk jarum.

Hingga berita ini di terbitkan, Kepala Puskesmas Batu Nyala belum memberikan klarifikasi. (adm)

Related posts