Pilkades Tanak Awu Ricuh: Kantor Desa Dirusak Massa, Tujuh Kotak Suara Diamankan Polisi

LOMBOK TENGAH, Panorama NTB – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, berakhir ricuh pada Kamis (29/10). Aksi perusakan terjadi di Kantor Desa Tanak Awu saat panitia penyelenggara tengah bersiap menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Panorama NTB, aksi massa mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WITA atau sesudah salat Asar. Puluhan massa yang diduga kuat merupakan pendukung salah satu calon kepala desa (cakades) mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan kejelasan data Pilkades. Situasi yang kian memanas berujung pada tindakan anarkis dan perusakan fasilitas kantor desa, termasuk sejumlah kaca jendela yang pecah akibat amukan massa.

Guna meredam kerusuhan, personil gabungan dari Polresta Lombok Tengah, TNI, dan Satpol PP langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area. Tim Inafis Satreskrim Polresta Lombok Tengah juga diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti serta mengidentifikasi kerusakan.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keutuhan logistik Pilkades, sekitar pukul 19.20 WITA petugas mengevakuasi sedikitnya tujuh kotak suara yang berada dalam kondisi rusak ke Mapolresta Lombok Tengah.

Kasatreskrim Polresta Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahaean, membenarkan adanya insiden pergerakan massa dan perusakan tersebut. Namun, pihak kepolisian masih belum membeberkan secara mendalam mengenai pemicu utama kericuhan karena proses penanganan awal dan penyelidikan masih berlangsung di lapangan. (red)

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih bersiaga ketat di sekitar Kantor Desa Tanak Awu guna memastikan situasi kondusif pasca-insiden.

Related posts