LOMBOK BARAT, Panorama NTB – Tim Panorama NTB bersama wali murid dari siswa inisial IB dan HA mendatangi Kepala Sekolah MTs Yusuf Abdussatar Kediri, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, pada Minggu (25/10/2026) untuk melakukan mediasi.
Mediasi ini berkaitan dengan pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan 2 siswa MTs Yusuf Abdussatar berhenti sekolah karena tidak mampu beli buku, serta satu siswa anak yatim diminta biaya pindah sekolah.
Dalam mediasi yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan tersebut, semua unek-unek dari wali murid inisial IB dan HA telah disampaikan secara langsung kepada pihak sekolah. Wali murid menyampaikan apa yang dikeluhkan selama ini terkait persoalan buku dan proses pindah sekolah.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala MTs Yusuf Abdussatar, Sopian, sesuai dengan klarifikasi sebelumnya yang pernah disampaikan kepada Panorama NTB, menyatakan akan membantu proses perpindahan sekolah siswa inisial HA yang merupakan anak yatim.
“Untuk siswa HA, sesuai klarifikasi kemarin, kami akan bantu proses perpindahan sekolahnya. Tidak ada biaya pindah, surat pindah dari EMIS satu menit jadi, bisa selesai” tegas kepsek pada saat klarifikasi sabtu 24 oktober 2026.
Sedangkan untuk keinginan dan keluhan dari wali murid inisial IB terkait buku, pihak sekolah menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan yayasan untuk mendapatkan solusi terbaik.
Dengan adanya mediasi ini, diharapkan persoalan yang sempat mencuat ke publik tersebut dapat menemukan titik terang dan hak pendidikan kedua siswa tetap terpenuhi. Panorama NTB sendiri berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. (aa)



















