LOMBOK TENGAH, Panorama NTB – Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Aik Darek, Kecamatan Batukliang, resmi menetapkan 5 calon Kepala Desa Aik Darek untuk masa jabatan 2026–2034 dalam Rapat Pleno Terbuka yang digelar di kantor desa setempat.
Ketua PPKD Aik Darek, Mujtahidin, M.Pd., mengumumkan hasil verifikasi administrasi dan faktual terhadap enam pendaftar. Hasilnya, lima kandidat berhasil lolos batas minimal syarat dukungan 12 persen KTP, sementara satu pendaftar dinyatakan gugur.
”Berdasarkan verifikasi faktual dan aturan perundang-undangan, lima bakal calon dinyatakan memenuhi syarat (MS). Satu bakal calon atas nama Muhammad Zainuri tidak dapat dilanjutkan ke tahapan faktual demi hukum karena tidak mencapai batas minimal dukungan 12 persen,” terang Mujtahidin saat membacakan keputusan pleno, senin (28/09/2026) di aula kantor Desa.

Adapun lima calon Kades Aik Darek yang resmi ditetapkan meliputi:
- Riyadi Solihin (Sengkol 1) — Dukungan MS: 1.110 KTP (14,26%)
- Abdul Wahab, S.Pd. (Kembang Kerang 2) — Dukungan MS: 935 KTP (12,01%)
- Suhardi, S.Pd. (Kembang Kerang 1) — Dukungan MS: 1.168 KTP (15,01%)
- Badrun Azhari, S.Pd. (Kembang Kerang 3) — Dukungan MS: 941 KTP (12,09%)
- H. Turmuzi, S.H.I. (Dasan Cermen) — Dukungan MS: 1.537 KTP (19,75%)
Sementara itu, Sekcam Batukliang selaku Pengawas Kecamatan mengimbau agar iklim demokrasi di Desa Aik Darek tetap terjaga kondusif. Ia menekankan tiga pesan utama kepada jajaran calon, pendukung, dan penyelenggara.
”Siapapun yang maju harus siap menang dan siap kalah. Didik para pendukung untuk berkampanye santun tanpa fitnah. Bagi panitia dan perangkat desa, harga mati untuk menjaga netralitas demi kelancaran seluruh tahapan,” tegas Sekcam Batukliang.
Dukungan terhadap pelaksanaan Pilkades yang jujur dan adil juga disuarakan oleh ketua BPD Aik Darek, Abdurrahman. Ia memastikan BPD akan terus mengawal proses demokrasi ini hingga pemungutan suara pada 29 Oktober mendatang.
”Tugas kami di BPD adalah memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan sesuai aturan. Kami mengapresiasi kerja keras panitia serta sinergi seluruh elemen masyarakat, Forkopimcam, tokoh agama, hingga kader Posyandu yang hadir mendukung kondusivitas Aik Darek,” ungkap Abdurrahman. (hsh)











