JAKARTA — Pemerintah menegaskan bahwa situasi keamanan nasional tetap aman dan terkendali di tengah maraknya isu rencana aksi demonstrasi berskala besar sepanjang Agustus 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa teknis pengamanan berada di bawah kewenangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Meski demikian, ia memastikan seluruh persiapan telah dilakukan dengan optimal.
“Tapi everything is okay ya, semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kan tentu itu bagian dari tanggung jawab kita bersama-sama semua,” ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Pernyataan senada disampaikan Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto menegaskan bahwa aktivitas warga Jakarta—mulai dari kegiatan keagamaan, pusat perbelanjaan, pendidikan, hingga penerimaan tamu negara—tetap berjalan normal. Pengamanan yang dilakukan personel kepolisian dipastikan merupakan bagian dari tugas rutin harian, bukan penebalan khusus akibat isu kerusuhan.
Di sisi lain, maraknya video aksi demonstrasi ricuh yang beredar di media sosial turut disoroti pemerintah. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut mayoritas video tersebut merupakan rekaman peristiwa lama, hasil suntingan, atau informasi bohong (hoaks) yang disebarkan tanpa konteks waktu dan lokasi yang jelas.
Sumber: Kompas.com











