Minta Usut Transparan, LSM KPK RI Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Warga di Bandara Lombok

LOMBOK TENGAH — Ketua LSM KPK RI, Lalu Suhaili, meminta pihak berwenang mengusut tuntas dan transparan dugaan tindakan kekerasan yang menimpa seorang warga bernama Lalu Ahmad Hajizi saat beraktivitas mencari nafkah di kawasan Bandara Internasional Lombok (BIL).

Berdasarkan informasi yang diterima pihak LSM, korban diduga mengalami tindakan fisik dari oknum petugas pengamanan bandara berinisial R. Dugaan pemukulan yang mengarah ke bagian kepala tersebut sempat ditepis oleh korban menggunakan tangan.

Menanggapi kejadian ini, Lalu Suhaili menekankan agar proses pemeriksaan berjalan secara objektif dengan mengumpulkan bukti-bukti serta mendengarkan keterangan dari seluruh pihak terkait.

“Anak kami sedang mencari nafkah dan kami keberatan apabila benar terjadi tindakan kekerasan. Namun, kami menyerahkan seluruh proses pemeriksaan kepada pihak berwenang agar persoalan ini terang benderang,” tegas Suhaili.

Suhaili menambahkan bahwa Bandara Internasional Lombok merupakan fasilitas publik yang harus tetap aman dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para pekerja lokal, pengemudi travel, hingga pelaku usaha konter. Oleh karena itu, pendekatan pengamanan hendaknya tetap mengedepankan sisi humanis tanpa mengabaikan penegakan hukum. Walaupun niatnya baik untuk menjaga ketertiban katakanlah, namun tidak harus melakukan kekerasan fisik.

Pihak LSM KPK RI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan aksi main hakim sendiri, serta tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi secara resmi. (emzi/mi)

Related posts