MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengirimkan bantuan logistik serta tim tanggap darurat bencana guna membantu pemulihan dan penanganan korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelepasan armada logistik dan personel bantuan dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB pada Minggu (16/8). Acara pelepasan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta berbagai lembaga kemanusiaan.
Gubernur NTB menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini disiagakan kurang dari 24 jam setelah bencana terjadi. Pengiriman difokuskan pada pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, penyaluran perlengkapan medis, hingga pengoperasian alat berat untuk membersihkan reruntuhan dan membuka akses jalan yang terputus.
Bantuan pangan dipusatkan dan disiapkan dari Bima guna efisiensi biaya serta jalur distribusi menuju posko utama di wilayah Labuan Bajo, Ende, dan daerah terdampak parah seperti Manggarai.
Rincian Bantuan dan Personel:
-
Tim Medis & Personel (79 orang): 60 personel medis (dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, apoteker, psikolog) dari Dinkes NTB, RSU Lingkup NTB, RS Unram, dan Dinkes Kota Mataram, serta 19 personel tanggap darurat (BPBD, Dinsos, PUPRPKP).
-
Armada & Alat Berat (30 unit): Mobil rescue, ambulans, dapur umum, truk, mobil operasional, hingga ekskavator.
-
Logistik & Kesehatan: Cadangan beras 21 ton (Pemprov NTB), 3 ton beras (Bulog), 10 ton beras dan selimut (AMNT), paket sembako, tenda pelayanan kesehatan, emergency kit, obat-obatan, perlengkapan bayi/ibu hamil, matras, terpal, serta bantuan dana Rp100 juta dari Bank Mandiri.
Sumber: Pemprov NTB Kirim Logistik dan Tim Tanggap Darurat Bencana ke NTT











