JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 70 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 1.182 orang berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Selasa (18/8).
Angka korban luka tersebut berbeda signifikan dengan data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) per Senin (17/8) yang mencatat 132 orang luka-luka. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa perbedaan data terjadi karena terdapat perbedaan dasar perhitungan yang digunakan oleh masing-masing lembaga.
Rincian penyebaran korban luka menurut catatan BNPB meliputi:
-
Kabupaten Manggarai Timur: 442 orang luka berat dan 513 orang luka ringan (wilayah paling terdampak).
-
Kabupaten Manggarai: 31 orang luka berat dan 88 orang luka ringan.
-
Kabupaten Ngada: 14 orang luka berat, 1 orang luka sedang, dan 19 orang luka ringan.
-
Kabupaten Nagekeo: 13 orang luka berat dan 9 orang luka ringan.
-
Kabupaten Manggarai Barat: 13 orang korban luka.
-
Kabupaten Sikka: 12 orang luka berat dan 7 orang luka ringan.
-
Kabupaten Ende: 5 orang luka berat dan 15 orang luka ringan.
Selain korban jiwa dan luka-luka, BNPB juga mencatat sebanyak 40.040 orang warga terpaksa mengungsi di berbagai lokasi titik pengungsian akibat dampak kerusakan bencana tersebut.
Sumber: iNews.id











