Gelar Aksi di Bundaran HI, BEM UI Usung 8 Tuntutan Kritis Pasca-HUT ke-81 RI

JAKARTA — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8). Aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diselenggarakan sehari setelah Peringatan HUT ke-81 RI guna mempertanyakan kembali hakikat kemerdekaan rakyat di tengah situasi politik dan ekonomi saat ini.

Ketua BEM UI, Verrel Uziel, menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan oleh para pendiri bangsa diperuntukkan bagi seluruh rakyat, bukan untuk segelintir kelompok. Pihaknya menyoroti isu pembungkaman suara publik, penegakan hukum yang dinilai tebang pilih, keterbatasan lapangan kerja, hingga pemenuhan akses pendidikan dan kesehatan gratis yang dinilai masih sebatas janji.

Dalam aksi ini, BEM UI menyampaikan delapan tuntutan utama kepada pemerintah

  • Menghentikan penjajahan negara terhadap rakyat sendiri.

  • Menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

  • Mewujudkan reforma agraria sejati.

  • Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.

  • Melakukan evaluasi total Program Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Mandiri Pangan (KDMP).

  • Menghentikan pemusatan kekuasaan, menghentikan pemangkasan transfer ke daerah, dan mengembalikan otonomi daerah.

  • Menetapakan status bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Flores serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

  • Menghentikan aksi represif di ruang sipil serta membubarkan Batalyon Pendukung Teritorial (Yon TP).

Sumber: Kompas.com – YouTube

Related posts