MATARAM — Belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini masih menghentikan operasionalnya secara sementara. Penutupan layanan tersebut dipicu oleh kendala serta dinamika tata kelola internal yang terjadi di tingkat pengelola.
Penghentian sementara operasional belasan SPPG ini dilakukan guna memfasilitasi penataan ulang manajemen, konsolidasi internal, serta penyesuaian mekanisme kerja lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan standar mutu dan kejelasan prosedur kerja sebelum layanan diaktifkan kembali secara penuh.
Pihak terkait terus melakukan koordinasi dan pembinaan agar kendala internal tersebut dapat segera diselesaikan. Langkah pendampingan ini diharapkan mampu mengurai permasalahan yang ada, sehingga fasilitas SPPG di NTB dapat kembali beroperasi secara optimal dan berkelanjutan untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Sumber: Suara NTB











