MATARAM — Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan kritik tajam terhadap manajemen pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pada era kepemimpinan Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Pasalnya, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor aset pada tahun 2026 dinilai jauh meleset dari target yang telah ditetapkan.
Kritik tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD NTB, Muhammad Aminurlah. Pihaknya menilai kinerja optimalisasi aset daerah hingga bulan Agustus ini masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan dan jauh dari angka potensi yang seharusnya bisa diraih.
DPRD mendorong Pemprov NTB untuk mengevaluasi strategi pengelolaan dan pemanfaatan aset secara menyeluruh agar aset-aset daerah dapat memberikan kontribusi maksimal dan nyata terhadap peningkatan PAD NTB ke depan.
Sumber: Suara NTB











