MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengungkapkan penyebab kondisi air laut berbusa di Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB, Muslim, ST., M.Si., menyampaikan bahwa fenomena air laut berbusa tersebut murni dipicu oleh kecelakaan kerja berupa kebocoran pipa milik perusahaan tambak udang lokal di lokasi setempat. Kebocoran terjadi saat petugas sedang melakukan perbaikan pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memenuhi kelayakan sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
Saat saluran dibuka, dorongan air yang deras menghantam celah bebatuan sehingga memicu timbulnya gelembung busa secara mendadak. Meski demikian, Muslim menegaskan bahwa timbulnya gelembung busa tersebut berlangsung singkat dan pipa telah ditutup kembali hingga sistem pembuangan berfungsi normal.
Pemprov NTB bersama tim gabungan dari PSDKP dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB telah mengamankan sampel air untuk diuji secara komprehensif di laboratorium. Pihak dinas menegaskan akan mengutamakan evaluasi ekologis dan mengambil langkah tegas sesuai prosedur jika hasil uji laboratorium membuktikan adanya kelalaian atau pencemaran lingkungan.
Sumber: NTBSatu











