Dari An-Nasim Makkah, Terjalin Kembali Silaturahmi dan Gagasan Dakwah untuk Indonesia

MEKKAH, PANORAMA NTB — Adv. Dr. (Cand.) Marzuki, M.H., CIM, advokat sekaligus akademisi yang fokus pada Hukum Keluarga Islam, bersilaturahmi ke kantor Jam’iyyah Ijlaal di kawasan An-Nasim, Makkah Al-Mukarramah, Rabu (19/8/2026).

Kedatangannya disambut hangat pimpinan Jam’iyyah Ijlaal, Dr. Muhammad Al-Qarni Abu Usamah. Pertemuan tersebut menjadi momentum menyambung kembali hubungan yang telah terjalin sejak 2013, setelah keduanya sempat dipisahkan jarak, waktu, dan kesibukan masing-masing.

Dalam pertemuan itu, Abu Usamah menjelaskan bahwa Jam’iyyah Ijlaal berfokus pada penanaman dan penguatan iman, serta berupaya tidak fokus kepada upaya bantah membantah terhadap polemik polemik keagamaan yang terjadi dikalangan umat Islam. Dia beralasan banyak pihak yang menghabiskan waktu untuk bantah membantah terhadap syubhat sementara masih banyak masalah yang pokok yang harus dipahami namun diabaikan dan tidak dipahami dengan baik.

Ia juga menyampaikan perhatian khusus terhadap dakwah di kalangan masyarakat Indonesia. Hal itu antara lain diwujudkan melalui sejumlah kunjungan ke Indonesia, termasuk ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Abu Usamah juga memperkenalkan Akademi Makkah, yang diperuntukkan bagi kaum Muslimin Indonesia sebagai sarana pembelajaran dan penguatan wawasan keislaman.

Dalam kesempatan tersebut, Abu Usamah juga menyerahkan beberapa kitab karya beliau kepada Marzuki. Ia berharap karya-karya tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sehingga manfaat dan kandungan ilmunya dapat diakses oleh masyarakat Muslim Indonesia secara lebih luas.

Sementara itu, Marzuki menilai dakwah dan pendidikan Islam memiliki hubungan erat dengan penguatan keluarga. Sebagai advokat, mediator, dan akademisi Hukum Keluarga Islam, ia memandang bahwa pemahaman agama dan hukum keluarga yang baik penting untuk membangun keluarga yang harmonis sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial dan hukum.

Pertemuan tersebut juga membuka ruang komunikasi dan peluang sinergi dalam bidang dakwah, pendidikan Islam, hukum keluarga, dan mediasi, sekaligus mempererat hubungan masyarakat Muslim Indonesia dan Arab Saudi. (emzi/mi)

Related posts